22 October 2021
HomeBeritaInternasionalWow, Putra Putri Mahkota Kerajaan Belanda Dibolehkan Menikahi Sesama Jenis

Wow, Putra Putri Mahkota Kerajaan Belanda Dibolehkan Menikahi Sesama Jenis

SHNet, Jakarta – Pernikahan sesama jenis telah dilegalkan di Belanda sejak tahun 2001 tetapi selalu diasumsikan bahwa itu tidak dapat diterapkan pada keluarga kerajaan dengan alasan harus ada pewaris takhta.

Tapi sekarang Perdana Menteri sementara Mark Rutte telah menjelaskan bahwa raja atau ratu mana pun juga dapat menikahi orang yang berjenis kelamin sama.

Pewaris takhta Belanda, Putri Amalia, akan berusia 18 tahun pada bulan Desember. Menurut Rutte, ratu berikutnya bisa menikahi seorang wanita.

“Oleh karena itu kabinet tidak melihat bahwa pewaris takhta atau raja harus turun tahta jika dia ingin menikah dengan pasangan yang berjenis kelamin sama,” jelasnya menjawab pertanyaan tertulis di parlemen dari partainya sendiri seperti dilansir BBC Internasional.

Sebagai anak tertua Raja Willem-Alexander, masa depan Putri Amalia menjadi sorotan, dimana terbit buku pada musim panas yang berkembang tentang apa yang mungkin terjadi jika dia memilih untuk menikahi pasangan sesama jenis.

Buku itu tidak berspekulasi tentang kehidupan pribadi sang putri, dan tidak ada indikasi pernikahan apa pun di sana. Amalia diperkirakan akan masuk universitas tahun depan dan dia telah menolak pendapatan kerajaan yang menjadi haknya saat dia masih mahasiswa.

Pertanyaan itu mendorong dua anggota parlemen dari partai VVD liberal milik Rutte sendiri yang mempertanyakan apakah pembatasan pernikahan kerajaan saat ini sesuai dengan “norma dan nilai 2021”.

Meskipun kabinet menjelaskan bahwa pernikahan sesama jenis dimungkinkan, yang tidak diketahui adalah apa yang akan terjadi pada suksesi jika ada anak yang lahir dari pernikahan kerajaan sesama jenis, misalnya melalui adopsi atau donor sperma.

“Ini sangat rumit,” Mr Rutte menjelaskan. Konstitusi Belanda menyatakan bahwa raja atau ratu hanya dapat digantikan oleh “keturunan yang sah”.

Perdana menteri mengatakan bahwa itu murni teoretis pada tahap ini tetapi itu akan tergantung pada parlemen, yang harus memberikan persetujuan untuk pernikahan kerajaan. “Mari kita menyeberangi jembatan itu jika kita sampai di sana,” katanya kepada TV Belanda. (Ina)

ARTIKEL TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU