28 June 2026
HomeBeritaWidyawati dan Slamet Rahardjo Adu Akting dalam Drama Romantis CLBK

Widyawati dan Slamet Rahardjo Adu Akting dalam Drama Romantis CLBK

SHNet, Jakarta – Film drama romantis umumnya mengangkat kisah cinta anak muda. Namun, CLBK (Cinta Lama Babak Kedua) hadir dengan konsep berbeda.

Film garapan sutradara Ivander Tedjasukmana ini menghadirkan romansa dua insan lanjut usia yang kembali dipertemukan setelah puluhan tahun berpisah, dibalut konflik keluarga, komedi, dan drama yang hangat.

Dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 2 Juli 2026, CLBK mengandalkan kekuatan akting dua aktor senior, Slamet Rahardjo dan Widyawati, yang memerankan Akung Abi dan Nin Sita. Keduanya menjadi pusat cerita yang menghidupkan kembali cinta lama yang belum pernah benar-benar usai.

Chemistry keduanya semakin melengkapi alur cerita yang juga menampilkan versi muda Abi dan Sita, yang diperankan Yusuf Mahardhika dan Gisellma Firmansyah, membawa penonton kembali ke kisah cinta mereka pada era 1970-an.

Tak hanya itu, film ini juga menghadirkan pasangan muda Sintya Marisca sebagai Ambar dan Iskak Khivano sebagai Raka. Keduanya menjadi generasi yang harus menghadapi dampak dari kisah cinta masa lalu kakek-nenek mereka.

Deretan pemain pendukung seperti Sarah Sechan, Kiki Narendra, Iyang Dharmawan, Febry Khey, dan Annisa Kaila turut memperkuat cerita dengan karakter yang memberi warna pada film ini.

Sutradara sekaligus penulis film, Ivander Tedjasukmana, mengungkapkan bahwa naskah CLBK telah lama ia simpan sebelum akhirnya diproduksi.

“Film ini sudah lama tersimpan dalam library saya, hampir 10 tahun. Baru tahun lalu mendapat kesempatan untuk diproduksi dan akhirnya tayang pada 2026. Rasanya luar biasa,” ujarnya.

Ia mengaku mengarahkan dua aktor senior seperti Slamet Rahardjo dan Widyawati menjadi pengalaman yang sangat berharga.

Men-direct dua orang senior dalam satu frame menjadi tantangan tersendiri. Tapi namanya senior, diberi arahan sedikit saja langsung paham. Saya belajar banyak dari mereka,” katanya.

Sementara itu, Co-Producer sekaligus Founder MIR Productions, Vladimir Rama, menilai CLBK menawarkan premis yang berbeda dari film drama romantis pada umumnya.

“Premis film ini tidak biasa, meskipun pengalaman di dalamnya bisa saja terjadi pada siapa pun. Kita membutuhkan film-film seperti ini untuk dinikmati pecinta film Indonesia. Saya puas dengan hasilnya,” ujarnya.

Menurut Rama, selain menyuguhkan drama yang emosional, CLBK juga dibumbui komedi yang membuat cerita terasa ringan dan menghibur.

“Meski bergenre drama romantis, bumbu komedinya cukup kental. Seluruh pemain mampu membawakan perannya dengan sangat baik. Penonton juga akan disuguhkan adu akting lintas generasi yang menarik,” tambahnya.

CLBK berkisah tentang Raka dan Ambar, sepasang anak muda yang tengah mempersiapkan pernikahan. Namun, rencana bahagia mereka mendadak berantakan ketika Sita, nenek Raka, membatalkan acara keluarga setelah mengetahui bahwa Abi, kakek Ambar, adalah cinta lamanya yang pernah meninggalkan luka mendalam.

Berusaha memperbaiki keadaan, Ambar membujuk Abi untuk meminta maaf kepada Sita. Sayangnya, usaha tersebut justru membuka kembali luka lama dan memperuncing konflik di antara keduanya. Perselisihan itu kemudian merembet kepada Raka dan Ambar hingga hubungan mereka ikut retak.

Situasi berubah ketika Sita dan Abi tanpa sengaja kembali dipertemukan di Bandung. Raka dan Ambar berharap keduanya bisa berdamai dengan meninggalkan mereka berdua. Namun, yang terjadi justru di luar dugaan. Api cinta lama kembali menyala, menghadirkan kisah romansa yang tak hanya mengubah hidup Abi dan Sita, tetapi juga memengaruhi masa depan cucu-cucu mereka.

Dengan perpaduan drama keluarga, romansa lintas generasi, humor yang hangat, serta jajaran pemain papan atas, CLBK (Cinta Lama Babak Kedua) menawarkan kisah yang berbeda dari film romantis kebanyakan. Film ini menjadi pengingat bahwa cinta sejati tidak mengenal usia dan terkadang menemukan jalannya kembali, bahkan setelah terpisah selama puluhan tahun. (Stevani Elisabeth)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU