2 June 2026
HomeNusantaraKomisi III DPRD Maluku Awasi Sejumlah Proyek di SBT 

Komisi III DPRD Maluku Awasi Sejumlah Proyek di SBT 

SHNet, AMBON – Komisi III DPRD Provinsi Maluku mengawasi sejumlah proyek, baik yang berasal dari APBN maupun APBD tahun anggaran 2023, di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), dan sebagian Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Senin (20/5/2024) lalu.

Agenda pengawasan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Richard Rahakbauw, dan seluruh anggota komisi III.

Seluruh proyek, baik milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku, Balai Wilayah Sungai (BWS) dan Balai Pelaksana Jalan dan Jembatan Nasional (BPJN) tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten SBT.

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Richard Rahakbauw mengatakan, seluruh proyek yang dikerjakan baik oleh Dinas PUPR, BWS maupun BPJN sudah dilaksanakan sesuai dengan perencanaan.

“Hasil pengawasan yang kita lakukan, terlihat bahwa seluruh pekerjaan dari mitra, baik itu Dinas PUPR, BWS dan BPJN berjalan dengan baik, dan sesuai dengan perencanaan,” kata Rahakbauw, di Ambon, Selasa (11/6/2024).

Hanya saja, kata Rahakbauw, ada salah satu proyek, yakni jalan di Saleman, Kabupaten Malteng mengalami kerusakan, lantaran tanah di lokasi tersebut adalah tanah bergerak.

“Di situ kan tanahnya bergerak, jadi wajar jika jalan itu mengalami kerusakan. Namun demikian, kami sudah menyarankan kepada pihak BPJN untuk mencari solusi lain, agar jalan tersebut tidak lagi mengalami kerusakan,” ujar dia.

Kendati demikian Rahakbauw menyebutkan, jika seluruh proyek sudah dikerjakan dengan baik, dan diharapkan proyek-proyek pembangunan ini bisa membuka keterisolasian antara daerah satu dengan daerah yang lain.

Lebih lanjut dia menambahkan, usai melaksanakan agenda pengawasan ini, pihaknya akan kembali mengundang mitra, dalam hal ini Dinas PUPR, BWS maupun BPJN untuk mengikuti rapat evaluasi.

“Memang seluruh proyek berjalan baik, namun kita akan kembali mengundang Dinas PUPR, BWS dan BPJN untuk kita rapat evaluasi. Rapat evaluasi ini akan kita lakukan usai agenda pengawasan dilakukan,” tandas Rahakbauw.

Senada, Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Saudah Tuanakotta/Tethool juga menyampaikan hal yang sama. Dia mengatakan, kendati lokasi proyek sangat jauh dari Kota Bula, Ibukota Kabupaten SBT, namun komisi III tetap turun ke lokasi-lokasi tersebut.

“Meskipun anggaran kita terbatas, namun yang namanya tugas harus kita laksanakan dengan sebaik mungkin. Dan hasilnya, semua proyek dikerjakan dengan baik. Kendati ada yang belum sempurna. Kita tetap memberikan apresiasi,” kata dia.

Menurut Saudah, ada sejumlah proyek yang belum selesai dikerjakan, khususnya milik BPJN. Namun, proyek-proyek itu merupakan proyek multi year, sehingga pembangunan terus digenjot.

“Kebanyakan itu adalah proyek multi year. Proses pembangunan masih terus berjalan. Yang terbanyak menurut pengamatan kami adalah, pembangunan jembatan di Pulau Seram,” tutup Saudah.  (Non)

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU