SHNet, Jakarta – Ada yang berbeda di Kegiatan Donor Darah ke-12 Lions Blood Heroes kali ini. Kegiatan yang bertajuk “Be The Reason: Heroes Give Blood. Heroes Give Hope” yang berlangsung di Central Park 2, Jakarta Barat, pada 24–25 Juli 2026 ini didukung oleh Inovasi teknologi kekinian dan marak diisi dengan berbagai kegiatan kemanusiaan lainnya.
Selain kegiatan Donor Darah bersama PDDI Jakarta sebagai program utama, Lions Blood Heroes juga menghadirkan kegiatan lainnya seperti Donor Kornea Mata oleh Lions Eye Bank Jakarta, Donor Buku oleh host club Lions Club Jakarta Barat Melati dengan koordinasi dengan Reading Action Programm, Donor ASIP (Air Susu Ibu Perah) oleh Lions Club Jakarta Tomang, Donor Pakaian Layak Pakai oleh Lions Club Jakarta Saha Eta.

Keseruan acara juga semakin lengkap dengan AI Photo Booth yang disponsori oleh Kota Podomoro Tenjo, yang memberikan pengalaman unik bagi para pengunjung mengabadikan momen sebagai Lions Blood Heroes. Selama acara, peserta juga dimanjakan dengan snack dan minuman gratis dari berbagai sponsor diantaranya teh Tjap Solo dan susu Karomah dari PT. Forisa Nusapersada, Indocafe, Yakult dan air minum Tulus. Lions Blood Heroes kini bukan lagi sekadar kegiatan donor darah, tetapi telah berkembang menjadi festival kemanusiaan yang mempertemukan berbagai aksi kepedulian dalam satu tempat.

Lions Blood Heroes merupakan program dari Komite Donor Darah District 307A1, dimana salah satu kunci sukses kegiatan kali ini tidak lepas dari implementasi sistem myLBH (My Lions Blood Heroes). MyLBH adalah suatu sistem aplikasi berbasis web yang mengatur sistem pendaftaran, administrasi, dan manajemen antrian digital yang dikembangkan untuk meningkatkan kenyamanan peserta.
Sistem ini dikembangkan oleh Jonathan Elbert Chandra, seorang pelajar SMA yang merupakan anggota Leo Club serta Ekki Rizkia, seorang anggota Lions Club dari District 307A1. Tidak kurang dari 1400 pendaftar tercatat di dalam sistem myLBH yang terbagi dalam 5 UTD (Unit Transfusi Darah) dan 8 sesi waktu. Kegiatan donor ini pun berhasil memperoleh 975 kantung darah.
Melalui sistem myLBH, peserta dapat memilih jadwal kedatangan sesuai dengan kuota tersedia sehingga proses registrasi menjadi lebih nyaman, cepat, dan antrian pemeriksaan dan pengambilan darah menjadi lebih tertata.
“Sistem ini dilengkapi dengan teknologi OCR (Optical Character Reading) dan AI (Artificial Intelligence) untuk memudahkan proses pengisian data pendonor. Proses registrasi serta validasi di setiap fase mulai dari pemeriksaan HB dan tensi serta pengambilan donor juga membantu dalam pengaturan antrian dan memastikan bahwa data keberhasilan donor ini tercatat dengan akurat dan baik,” ungkap Jonathan.
Hal senada juga disampaikan oleh 2 Ketua Seksi Usher, Bpk. Suwandy Rusni dan Steven Maxwell Phandana, “Kepadatan antrean yang selama ini sering terjadi pada jam-jam tertentu berhasil diurai dengan baik, sehingga waktu tunggu menjadi lebih efisien dan pengalaman donor menjadi lebih nyaman.

Keberhasilan penggunaan myLBH membuktikan bahwa pemanfaatan teknologi digital mampu mendukung penyelenggaraan kegiatan donor darah berskala besar secara lebih efektif dan profesional. Inovasi ini diharapkan menjadi standar penyelenggaraan kegiatan donor darah Lions di berbagai daerah pada masa mendatang. Ke depannya, myLBH juga akan terus dikembangkan menjadi salah satu wadah komunitas bagi para pendonor dan juga calon pendonor.
Ketua Komite Donor Darah District 307A1, Edi Nata Prawira menyatakan, “Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendonor, relawan, Lions Club, Leo Club, Unit Transfusi Darah, Central Park Mall, para sponsor, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini,”
“Semangat kepedulian dan kolaborasi yang ditunjukkan menjadi bukti nyata bahwa bersama kita dapat menghadirkan harapan bagi sesama melalui setetes darah,” sambungnya.
Lions Blood Heroes akan terus berkomitmen menghadirkan inovasi, memperluas jangkauan pelayanan, dan mengajak lebih banyak masyarakat untuk menjadi pahlawan kemanusiaan melalui donor darah. (sur)

